PUISI


Ayah
Satu kata yang selalu ku rindu
Satu kata yang selalu ku sebut dalam doa
Satu kata yang selalu ku cinta

Ayah
Dengan keringatmu kau besarkan aku
Dengan kasih sayangmu kau bimbing aku
Dengan wibawa mu kau nasihati aku
kau adalah pahlawan terhebat yang ku miliki

-----------------------------------------------------------------------------------------
Ibu
Pandanganmu yang hangat saat menatapku
Suara mu yang lembut saat menyapaku
Tangan mu yang halus saat memelukku
Itu semua yang selalu aku rindukan

Ibu
Wanitaku yang ku cinta
Tempat naungankan ku akan kasih sayang
Tempat dimana aku mengadu keluh kesah

Ibu
Betapa bahagianya aku menjadi anakmu
Didikan mu akan ku jadikan pelajaran dimasa depan
Ibu kau adalah inspirasiku 
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sahabat
Seorang penghibur lara
Tak  pernah sepi dikala bersamamu
Lelucon-lelucon bodoh yang kita ciptakan
Menjadi canda tawa riang

Disaat kesusahan kau bantu aku
Disaat sedih kau hibur aku
Banyak hari yang kita lalui
Banyak cerita yang kita coret bersama

Sahabat tetaplah berada disampingku
Kita jalani persahaban indah kita
Dan jadikan kisah kita
Kenangan terindah disaat tua

PL / SQL



Procedural Language/SQL adalah bahasa prosedural lanjutan dari SQL yang dikeluarkan oleh perusahaan oracle, bahasa akses data standar untuk database relational. PL/SQL menawarkan keistimewaan dari modern software enginering seperti data encapsulation, exception handling, information hiding, dan orientasi objek, sehingga dapat membawa seni pemrograman ke Oracle Server dan Toolset.

Kelebihan PL/SQL

  • Integrasi

PL/SQL memainkan peranan penting baik di oracle server (melalui store, procedures,store function, database triggers, dan packages) maupun oracle development tools ( melalui komponen trigger Oracle Developer). Aplikasi Oracle Developer mempergunakan shared libraries yang menyimpan kode ( prosedur dan fungsi) dan dapat diakses secara lokal maupun jarak jauh. Oracle developer terdiri dari oracle form, oracle report, dan oracle graphics.Tipe data SQL juga dapat di gunakan dalam PL/SQL, dikombinasikan dengan akses langsung yang disediakan SQL. Kedua tipe data shared ini mengintegrasikan PL/SQL dengan data dictionary oracle server. PL/SQL menjembatani perbedaan antara pengaksesan teknologi database dan kebutuhan akan kemampuan pemrograman prosedural.


  • PL/SQL dalam Oracle Tools

Banyak tools oracle, termasuk developer oracle memiliki mesin PL/SQL sendiri, yang bediri sendiri dari mesin Oracle Server. Mesin tersebut menyaring perintah SQL dan mengirimkan perintah tesebut secara individual ke pengeksekusi perintah SQL di oracle server.  Oracle server memproses perintah prosedural yang tersisa saat pengeksekusi perintah prosedural yang terdapat di mesin PL/SQL.


  • Meningkatkan Kinerja

PL/SQL dapat meningkatkan kinerja aplikasi. Keuntungan yang didapat berbeda tergantung dari lingkungan eksekusi. PL/SQL dapat digunakan untuk mengelompokkan perintah SQL dalam sebuah blok tunggal dan mengirim keseluruhan blok ke server dengan sebuah call sehingga dapat mengurangi kemacetan jaringan. PL/SQL dapat bekerja sama dengan tool pengembangan aplikasi oracle server seperti Oracle Developer forms dan reports. Dengan menambahkan kemampuan pemrosesan prosedural terhadap tool-tool tersebut, PL/SQL dapat meningkatkan kinerja

OPERATOR-OPERATOR DAN FUNGSI GRUP

OPERATOR

1. Operator aritmatika
  • Perkalian (*)
  • Pembagian (/)
  • Pengurangan (-)
  • Penjumlahan (+)
  • Modulus (%)

2. Operator string
  • Penggabungan (||)


3. Operator perbandingan
  • Sama dengan (=)
  • Tidak sama dengan (<>)
  • Lebih besar dari (>)
  • Lebih kecil dari (<)
  • Lebih besar atau sama dengan (>=)
  • Lebih kecil atau sama dengan (<=)
  • Tidak kurang dari (!=)
  • Tidak lebih dari (!>)
  • Tidak sama dengan (!=)

4. Operator logika
  • NOT ( membalikkan nilai booleam)
  • AND (bernilai benar apabila kedua ekspresi benar)
  • OR (bernilai benar apabila salah satu ekspresi benar)
  • BETWEEN (bernilai benar apabila operand menemukan standar
  • LIKE (bernilai benar apabila operand menemukan standar)
  • IN ( bernilai benar apabila beberapa item bernilai benar)
  • SOME (bernilai benar apabila item apapun bernilai benar)
  • ANY (bernilai benar apabila beberapa item bernilai benar)
  • ALL (bernilai benar bila semua)
FUNGSI GRUP


DISTINCT      = menampilkan data hanya pada baris yang nilainya berbeda-beda
AVG               = menghitung rata-rata dari semua nilai
COUNT          = menghitung jumlah baris di kolom yang tidak mengandung NULL
MAX               = menampilkan jumlah maksimum
MIN                = menampilkan nilai minimum
STDEV           = menghitung standar deviasi dari semua nilai
SUM               = menghitung jumlah nilai
VARIANCE   = menghitung varian dari semua nilai

PERINTAH-PERINTAH SQL


DDL

1. Membuat tabel

CREATE TABLE [schema.]table (column datatype [DEFAULT expr][column constraint],[...],[table constraint],[....]);

Contoh :
CREATE TABLE peegawaiku
(id_pegawai NUMBER(5) not null,
Nama VARCHAR2(30),
Jenis_kelamin NUMBER(1),
Alamat VARCHAR2(50),
Telp VARCHAR2(50));

Perintah tersebut artinya membuat tabel dengan nama pegawaiku. Tabel tersebut mempunyai 5 kolom yaitu id_pegawai, nama, jenis_kelamin, alamat, telp.

2. Mengubah kolom, menambah kolom, menghapus kolom

  • Menambah kolom/field pada tabel

ALTER TABLE PEGAWAIKU ADD (DEPTNO NUMBER(2));
  • Mengubah kolom

ALTER TABLE PEGAWAIKU MODIFY
TELP VARCHAR2(15));
  • Menghapus kolom

ALTER TABLE PEGAWAIKU
DROP COLUMN JENIS_KELAMIN;

3. Menghapus table

DROP TABLE PEGAWAIKU;

DML

1. Memasukkan data

INSERT INTO TABLE [(COLUMN,...,...)
VALUES (VALUE,’VALUE’,...);

2. Mengubah data

UPDATE TABLE
SET COLUMN = NEW VALUE [,COLUMN = NEW VALUE] WHERE COLUMN = CONDITION;

3. Menghapus data

DELETE FROM TABLE
WHERE COLUMN = CONDITION;

4. Menampilkan data
  • Menampilkan seluruh data dari tabel

Select * from namatabel;
  • Menampilkan data field tertentu dari suatu tabel

SELECT namafiled from pegawai;
  • Menampilkan dengan penggunaan kolom alias

SELECT column as nama_alias,...from table;
  • Menampilkan dengan klausa ORDER BY dan WHERE

SELECT *from namatable ORDER BY namafield

  • Where condition

SELECT nama_barang, harga, jumlahstock from barang WHERE jumlahstock > 400;
  • Concat (penggabungan

SELECT namafield1 ||’,’||namafield2 as “keterangan” from namatabel;
  • Menampilkan data dari beberapa tabel

SELECT e.FIRST_NAME,e.LAST_NAME,e.SALARY,d.NAME
FROM S_EMP e, s_dept d WHERE e.DEPT_ID =D.ID
  • Menampilkan dengan SUB QUERY

SELECT FIRST_NAME,LAST_NAME,SALARY
FROM S_EMP WHERE DEPT_ID = (SELECT DEPT_ID FROM S_DEPT WHERE NAME=’FINANCE’);

SQL


SQL singkatan dari Stucture Query Language yang merupakan bahasa tingkat empat yang berfungsi untuk menampilkan hasil atau melakukan sesuatu pada data.

Jenis SQL :
  1. Interactive  ;    langsung dapat dioperasikan.
  2. Embedded ;    disisipkan ke dalam sebuah program( Cobol, C, Fortran ).

Pengelompokan Statement SQL :
1. Data Definition Language ( DDL 
  • CREATE TABLE : Membuat tablc
  • CREATE INDEX : Membuat index
  • ALTER TABLE    : Mengubah atau menyisipkan kolom ke tabel
  • DROP TABLE : Menghapus tabel dari database
  • DROP INDEX : Menghapus index

2. Data Manipulation Language ( DML )
  • SELECT : berfungsi untuk memilih/menampilkan data
  • INSERT : menyisipkan baris data ke table
  • DELETE : menghapus baris data dari tabel
  • UPDATE : mengubah isi dari kolom pada tabel

3. Data Access
  • GRANT : memberikan hak akses baik ke database dan struktur didalamnya.
  • REVOKE : mencabut hak akses baik ke database dan struktur didalamnya

TIPE-TIPE DATA
- VARCHAR2  : karakter dengan panjang maximal 4000 karakter
- CHAR             : karakter berukuran tetap dengan panjang maximal 2000 bytes
- NUMBER       : data numerik (angka)
- DATE             : data tanggal
- RAW               : data binary hngga 2000 bytes
- LONG             : data teks hingga 2 gigabytes
- LONG RAW  : data binary hingga 2 gigabytes
- ROWID          : nilai id dari suatu tabel
- BLOB             : objek binary hingga 4 gigabytes
- CLOB             : objek karakter hingga 4 gigabytes
- BFILE             : eksternal binary file, ukurannya tegantung dari sistem operasi


CITRA ANALOG CONT.


C.    Proses Pengolahan Citra

a.  Akuisisi Citra
Sistem akuisisi data dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang berfungsi untuk mengambil, mengumpulkan dan menyiapkan data, hingga memprosesnya untuk menghasilkan data yang dikehendaki. Pada data berjenis citra yang masih berbentuk analog, citra tersebut harus direpresentasikan secra numerik dengan nilai- nilai diskrit agar dapat diolah dengan komputer digital. Representasi citra dari fungsi kontinu menjadi nilai- nilai diskrit disebut digitalisasi yang menghasilkan ciitra digital. Digitizer atau alat untuk melakukan digitalisasi dapat berupa scanner atau kamera video. Digitizer terdiri dari tiga komponen dasar. Pertama, sensor citra yang bekerja sebagai pengukur intensitas cahaya. Kedua, perangkat penjelajah yang berfungsi merekam hasil pengukuran intensitas pada seluruh bagian citra. Ketiga, pengubah analog ke digital yang berfungsi melakukan penerokan dan kuantisasi.

b. Filtering
Filter merupakan proses preprocessing awal yang digunakan untuk menghilangkan bagian-bagian yang tidak diperlukan (noise) pada citra untuk proses selanjutnya. Metode filter atau filtering yang terbaik tergantung dengan situasi dari citra dan jenis derau atau degradasi yang terdapat pada citra. Beberapa jenis filter tersebut adalah :
  1. Filter Linier menyediakan kesederhanaan, kecepatan, dan sangat membantu dalam proses pengurangan derau jika informasi tenta ng band frekuensinya sangat terbatas.
  2. Filter Median adalah filter yang paling efektif untuk menghilangkan derau salt dan pepper.
  3. Filter Wiener merupakan filter linier adaptif yang berdasarkan karakteristik varian local dari citra. Filter wiener memperhalus daerah citra yang berubah pada citra dengan noise yang paling kelihatan, tetapi mempertahankan daerah dimana detail sangat terlihat dan noise tidak terlalu kelihatan.


c. Konversi Citra Hitam Putih Ke Citra Biner

Pengkonversian citra hitam putih menjadi citra biner dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan objek yang direpresentasikan sebagai daerah (region) di dalam citra. Selain mengidentifikasi keberadaan objek, pengkonversian dilakukan untuk dapat memfokuskan pada analisis bentuk morfologi dengan asumsi intensitas pixel tidak terlalu penting dibandingkan bentuknya. Setelah objek dipisahkan dari latar belakangnya, properti geometri dan morfologi/topologi objek dapat dihitung dari citra biner. Dalam kasus pengenalan pola, hal ini berguna untuk pengambilan keputusan tergolong dalam klasifikasi yang manakah citra tersebut berada. Konversi dari citra hitam-putih ke citra biner dilakukan dengan operasi pengambangan (thresholding).

d. Scalling
Scalling merupakan proses mengubah dimensi region dari tiap karakter dan ketebalan karakter. Proses ini digunakan agar setiap karakter memiliki dimensi region yang sama.

D.    Operasi Pengolahan Citra

a.       Perbaikan kualitas citra (image enhancement)
Jenis operasi ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra. Dengan operasi ini, ciri-ciri khusus yang terdapat di dalam citra lebih ditonjolkan. Contoh-contoh operasi perbaikan citra : perbaikan kontras gelap/terang perbaikan tepian objek (edge enhancement) penajaman (sharpening) pembrian warna semu (pseudocoloring) penapisan derau (noise filtering).

b.      Pemugaran citra (image restoration)
Operasi ini bertujuan menghilangkan/meminimumkan cacat pada citra. Tujuan pemugaran citra hampir sama dengan operasi perbaikan citra. Bedanya, pada pemugaran citra penyebab degradasi gambar diketahui. Contoh-contoh operasi pemugaran citra:penghilangan kesamaran (deblurring). penghilangan derau(noise)

c.       Pemampatan citra (image compression)
Jenis operasi ini dilakukan agar citra dapat direpresentasikan dalam bentuk yang lebih kompak sehingga memerlukan memori yang lebih sedikit. Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemampatan adalah citra yang telah dimampatkan harus tetap mempunyai kualitas gambar yang bagus. Contoh metode pemampatan citra adalah metode JPEG.

d.      Segmentasi citra (image segmentation)
Jenis operasi ini bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. Jenis operasi ini berkaitan erat dengan pengenalan pola.

e.       Pengorakan citra (image analysis)
Jenis operasi ini bertujuan menghitung besaran kuantitif dari citra untuk menghasilkan deskripsinya. Teknik pengorakan citra mengekstraksi ciri-ciri tertentu yang membantu dalam identifikasi objek..
Contoh-contoh operasi pengorakan citra:
  1. Pendeteksian tepi objek (edge detection)
  2. Ekstraksi batas (boundary)
  3. Representasi daerah (region)
  4. Operasi pendeteksian tepi pada citra Camera. Operasi ini menghasilkan semua tepi (edge) di dalam citra.


f.       Rekonstruksi citra (image reconstruction)
Jenis operasi ini bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. Operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis. Misalnya beberapa foto rontgen dengan sinar X digunakan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh.



E.     PENERAPAN –PENERAPAN PENGOLAHAN CITRA

a.       Bidang Biomedis (Boimedical)
Pengolahan citra digital mengalami kemajuan penting dalam bidang kedokteran untuk deteksi tumor atau kanker rahim, identifikasi penyakit paru-paru, identifikasi penyakit hati, identifikasi penyakit tulang, segmentasi tulang dari ototyang lainnya, klasifikasi gigi, dan analisis citra mikroskopis. Beberapa dari kemajuan pada bidang kedokteran tersebut karena kemampuan pengolahan citra digital mampu menginterpretasikan sinar x (x ray). Kemajuan penting lainnya adalah aplikasi volumetric 3D Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang mampu mendapatkan pencitraan organ dalam tubuh secara jelas dengan menggunakan scanner MRI. 

b.      Penginderaan Jauh, Informasi penting dari sumber-sumber alam seperti pertanian, perairan, kelautan, mineral dan geologi dapat diperoleh dengan melakukan analisis citra terhadap citra satelitnya. Pencemaran air laut, kerusakan wilayah, dan pencemaran atrau polusi udara dapat dilakukan dengan menganalisis citra satelitnya. Aplikasi ini digunakan untuk mengetahui kapal laut yang melewati perbatasan wilayah laut Negara. 


c.       Tekhnologi Pengaman, suatu system mengalami kemajuan pesat akibat dari pesatnya perkembangan pengolahan citra pada bidang biometrika. Sebagai contoh pemanfaatan sidik jari, iris, wajah, dan biometrika yang lainnya untuk system identifikasi seseorang. 

CITRA ANALOG

A.    Pengertian Pengolahan Citra

Pengolahan citra adalah pemrosesan citra, khususnya dengan menggunakan komputer, menjadi citra yang kualitasnya lebih baik. Teknik-teknik pengolahan citra mentransformasikan citra menjadi citra lain. Inputan pada proses ini adalah citra dan keluarannya juga berupa citra dengan kualitas lebih baik daripada citra inputan sebelumnya. Meskipun sebuah citra kaya informasi, namun seringkali citra yang kita miliki mengalami penurunan mutu (degradasi), misalnya mengandung cacat atau derau (noise), warnanya terlalu kontras, kurang tajam, kabur (blurring), dan sebagainya. Tentu saja citra semacam ini menjadi lebih sulit diinterpretasi karena informasi yang disampaikan oleh citra tersebut menjadi berkurang. Agar citra yang mengalami gangguan mudah diinterpretasi (baik oleh manusia maupun mesin), maka citra tersebut perlu dimanipulasi menjadi citra lain yang kualitasnya lebih baik.

Bidang studi yang menyangkut hal ini adalah pengolahan citra (image processing). Di dalam bidang komputer, sebenarnya ada tiga bidang studi yang berkaitan dengan data citra, namun tujuan ketiganya berbeda, yaitu:
  1. Grafika Komputer (computer graphics).
  2. Pengolahan Citra (image processing).
  3. Pengenalan Pola (pattern recognition/image interpretation).

B.     Fungsi dan Algoritma Pengolahan Citra

  • Fungsi Pengolahan Citra

Pengolahan citra bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasikan oleh manusia atau mesin. Teknik-teknik pengolahan citra mentransformasikan citra menjadi citra lain. Inputan pada proses ini adalah citra dan keluarannya juga berupa citra dengan kualitas lebih baik daripada citra inputan sebelumnya. Pengolahan citra digital diperlukan di beberapa bidang misalnya: bidang kedokteran, fotografi dan keamanan data.

Di bidang kedokteran misalnya untuk memperjelas citra yang dihasilkan ct-scan untuk mendiagnosis penyakit. Bidang fotografi misalnya untuk memberikan efekfiltering, misalnya untuk menghasilkan foto hitam putih, foto  berkabut suasana  pagi hari di alam pedesaan. Untuk keamanan (security) misalnya pengenalan pola retina mata untuk membuka kunci elektrik pintu.

  • Algoritma Pengolahan Citra  

Citra digital disusun oleh banyak piksel. Piksel tersebut mempunyai nilai yang menunjukkan intensitasnya. Data berupa nilai  intensitas piksel ini yang kemudian tersimpan dalam media simpan digital (CD, harddisk, flashdisk, dll). Untuk memperbaiki kualitas citra (pengolahan citra digital), nilai piksel inilah yang dimanipulasi. Ada beberapa algoritma yang digunakan dalam pengolahan citra digital yaitu:
 1. Operasi titik
Operasi tingkat titik adalah operasi dimana hasil proses dari suatu titik tidak tergantung oleh titik-titik tetangganya atau dengan kata lain tergantung pada titik itu sendiri. Operasi biasanya digunakan untuk kecerahan (brightness), kontras, negasi, mengubah citra warna menjadi greyscale, dan tresholding.

2. Operasi tingkat local
Operasi dimana hasil proses dari suatu titik tergantung oleh titik-titik tetangganya atau dengan kata lain tergantung pada titik itu sendiri. Contoh dari operasi ini misalnya konvolusi, deteksi tepi, penghalusan citra, penajaman citra, pengurangan noise, dan efek timbul (emboss).

3. Operasi tingkat global
Pada operasi ini semua bagian citra diperhitungkan sehingga hasilnya tergantung pada karakteristik citra secara global. Operasi ini misalnya digunakan untuk menyamakan histogram.

4. Operasi tingkat objek
Pada operasi ini karakterisitik citra yang meliputi ukuran, bentuk, dan intensitas rata-rata dihitung untuk mengenali objek yang akan diproses.


Copyright 2009 Suci Rahmadiaty. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates